Tampilkan postingan dengan label Thomas & Uber Cup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Thomas & Uber Cup. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 November 2020

Indonesia membatalkan pengajuan diri sebagai tuan rumah seri Asia setelah memutuskan mundur dari Piala Thomas dan Uber Cup 2020

Federasi Bulutangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) awalnya mempertimbangkan Indonesia untuk menjadi tuan rumah tiga turnamen bergengsi yaitu Asia Open I dan Asia Open II yang keduanya masuk kategori BWF World Tour Super 1000, serta BWF World Tour Finals 2020.

Akan tetapi, wabah Covid-19 yang masih belum mereda di Indonesi, khususnya DKI Jakarta yang akan menjadi tempat penyelenggaraan ketiga turnamen ini, membuat Indonesia mundur sebagai tuan rumah demi kesehatan dan keselamatan bersama.

Masih tingginya angka penyebaran Covid-19 di Jakarta membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ketat yang akan dimulai pada Senin, 14 September 2020.

"Selain karena kondisi Covid-19 di Indonesia, banyak calon negara peserta yang menolak untuk datang ke Indonesia, banyak juga negara yang sudah melarang warganya untuk bepergian ke Indonesia," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto.

"Melihat reaksi dari calon negara peserta, BWF kelihatannya akan menarik penawarannya dari Indonesia sebagai tuan rumah turnamen seri Asia. Karena itu, kami mengambil sikap untuk segera membatalkan rencana jadi tuan rumah," ucap Budiharto.

PBSI juga telah menulis surat resmi kepada Menpora Zainudin Amali mengenai hal ini, sekaligus membatalkan reservasi gedung yang dipesan untuk penyelenggaraan turnamen.

Sebelumnya BWF merilis enam turnamen di akhir 2020 yaitu Piala Thomas & Uber 2020 (3-11 Oktober), serta turnamen seri Eropa yang terdiri dari Denmark Open I 2020 (13-18 Oktober) dan Denmark Open II (20-25 Oktober).

"Seandainya Piala Thomas dan Uber 2020 batal diselenggarakan karena banyak negara yang mundur, termasuk sepertinya tim-tim unggulan juga akan mundur," ucap Budiharto dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

Sumber : Badminton Indonesia.org






(Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup 2020) Putri KW Tak Terkalahkan Sepanjang Simulasi

(Jakarta, 11/10/2020)

Putri Kusuma Wardani kembali membuktikan bahwa ia bisa diandalkan oleh tim Harimau dalam ajang Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup 2020. Dalam tiga pertandingan melawan seniornya selama simulasi, Putri tak terkalahkan.

Di laga pertama, ia mengalahkan Ruselli Hartawan dari tim Banteng dengan skor 21-14, 21-17. Setelahnya, Gregoria Mariska Tunjung dari tim Garuda yang ditaklukkan Putri lewat permainan rubber game dengan skor 21-17, 5-21, 21-18.

Pada pertandingan hari ketiga pagi ini, Putri kembali menyumbang angka untuk timnya setelah mengalahkan Fitriani dengan skor 21-9, 24-22. Skor sementara tim Harimau unggul 1-0 atas tim Rajawali.

Permainan berdurasi selama 61 menit ini berakhir dengan dramatis, Fitriani hampir saja memaksakan dimainkannya game ketiga saat berhasil menyusul perolehan poin Putri.

"Di game kedua, kak Fitri mainnya berubah, seperti lebih tahan. Di game pertama dia mainnya cepat, tetapi di game kedua mainnya ngambang dan memaksa saya untuk lari mengejar bola," kata Putri.

"Kuncinya tadi fokus saja sama lebih tenang, jangan buru-buru, soalnya kalau buru-buru pasti kacau mainnya," lanjut Putri.

Putri mengatakan bahwa tiga kemenangan yang diraihnnya selama simulasi karena ia bisa bermain lepas saat melawan seniornya yang lebih diunggulkan. Pemain kelahiran 20 Juli 2002 ini pun mengaku siap untuk bersaing di turnamen kelas dewasa.

Di partai kedua, ganda putri tim Harimau, Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah sedang bertanding melawan Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menjadi andalan tim Rajawali. Saksikan aksi mereka hanya di Mola TV. (*)

Oleh: Widya Amelia
Sumber: Badmintonindonesia.org



(Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020) Eng Hian Puji Penampilan Pemain di Simulasi

(Jakarta, 11/10/2020)

Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI Eng Hian mengapresiasi penampilan para pemain putri di ajang Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020. Eng memperkuat tim Rajawali yang baru saja memastikan kemenangan atas tim Harimau dengan skor 4-1.

"Kualitas simulasi Piala Uber ini cukup bagus, semua pemain bisa menampilkan performa yang luar biasa. Dilihat dari daya juang, skor, pemain bisa menampilkan semua kemampuannya, luar biasa," kata Eng.

Eng tidak menyangka timnya bisa menang dengan skor 4-1 mengingat semua tim punya kekuatan yang merata. Kedua ganda putri tim Rajawali juga mampu menuntaskan tugas dengan baik dengan menyumbang dua angka kemenangan di laga ketiga hari ini.

Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Melani Mamahit/Tryola Nadia meyumbang angka untuk tim Rajawali. Dari nomor tunggal, Saifi Rizka Nur Hidayah dan Komang Ayu Cahya Dewi juga mencetak kemenangan untuk tim Rajawali.

"Pertandingan hari ini sebetulnya di luar perkiraan, secara kapasitas seharusnya malah ganda kedua lawan lebih unggul, tapi Melani/Tryola bisa membalikkan situasi dan sumbang poin," komentar Eng soal duel Melani/Tryola melawan Agatha Imauella/Nita Violina Marwah.

"Kalau soal Fadia/Ribka, dilihat dari tiga penampilan, mereka cukup konsisten, bisa jaga kualitas. Dengan absennya pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu sebagai ganda utama, otomatis Fadia/Ribka menjadi unggulan nomor satu, dan mereka bisa menunjukkan kualitas mereka," tutur Eng.

Sementara itu, Komang Ayu Cahya Dewi mencatat hasil yang baik selama simulasi Piala Uber dengan tidak terkalahkan di semua pertandingan. Pada dua pertandingan sebelumnya, Komang mengalahkan Aisyah Sativa Fatetani dari tim Garuda dan Ester Nurumi Tri Wardoyo dari tim Banteng.

"Saya senang bisa mennyumbang angka untuk tim, dan semua yang dilatih selama ini bisa saya keluarkan. Tadi cari satu poin itu susah sekali, jadi saya coba jalan cari satu poin dulu, yang lainnya baru saya pikirkan setelahnya," kata Komang yang banyak belajar soal kerjasama tim selama simulasi Piala Uber ini.

Berikut hasil pertandingan hari ketiga sesi pagi Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020:

Rajawali vs Harimau (4-1)

Fitriani vs Putri Kusuma Wardani 9-21, 22-24

Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah 21-19, 21-13

Saifi Rizka Nur Hidayah vs Tasya Farahnailah 17-21, 21-14, 23-21

Melani Mamahit/Tryola Nadia vs Agatha Imanuela/Nita Violina Marwah 21-14, 21-17

Komang Ayu Cahya Dewi vs Bilqis Prasista 21-9, 21-18

Oleh: Widya Amelia
Sumber: Bamintonindonesia.org



(Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020) Tim Garuda Juara Simulasi Piala Uber

(Jakarta, 11/10/2020)

Tim Garuda yang dimotori Gregoria Mariska Tunjung menjadi juara di Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020. Di laga terakhir sore ini, tim Garuda mengalahkan tim Banteng dengan skor akhir 4-1.

Gregoria membuka jalan tim Garuda dengan menyumbang angka pertama setelah mengalahkan Ruselli Hartawan lewat laga sengit rubber game. Pasangan baru Febby Valencia Gani/Yulfira Barkah menambah keunggulan tim Garuda usai mengalahkan Apriyani Rahayu/Amallia Cahaya Pratiwi.

Ganda putri Jessita Putri Miantoro/Lanny Tria Mayasari menjadi penentu kemenangan tim Garuda dengan merebut angka ketiga usai mengalahkan Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose. Di partai kelima, Aisyah Sativa Fatetani menambah keunggulan tim Garuda dengan memetik kemenangan dari Ester Nurumi Tri Wardoyo.

“Senang banget kami bisa membawa tim jadi juara. Walaupun sempat tegang, tetapi kami berusaha saling mengingatkan untuk tetap tenang,” ungkap Lanny usai laga.

“Kami nggak banyak mengikuti pola lawan yang bagus di permainan depannya, jadi kami banyak nyerang,” kata Jesita.

Sementara itu, pelatih tunggal putri tim Garuda, Minarti Timur awalnya tidak menyangka tim Garuda bisa merebut posisi pertama karena kekuatan semua tim merata.

"Tidak menyangka karena keempat tim sama kuat, tapi anak-anak tetap semangat dan berusaha memberikan yang terbaik," ujar Minarti.

"Pemain di tim kami kan masih muda-muda, lewat simulasi ini mereka bisa belajar bertanggungjawab, ikut pertandingan beregu dan perorangan itu kan beda atmosfernya," lanjut Minarti.

Tim Rajawali yang juga meraih dua poin kemenangan, menjadi runner up karena secara head to head, tim Garuda lebih unggul. Tim Garuda mengalahkan tim Rajawali di pertandingan pertama, dengan skor 3-2. Di perigkat ketiga dan keempat ada tim Banteng dan tim Harimau.


Berikut hasil pertandingan hari ketiga sesi sore Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020:

Banteng vs Garuda (1-4)

Ruselli Hartawan vs Gregoria Mariska Tunjung 21-13, 18-21, 17-21

Apriyani Rahayu/Amallia Cahaya Pratiwi vs Febby Valencia Dwijayanti Gani/Yulfira Barkah 12-21, 17-21

Choirunnisa vs Stephanie Widjaja 21-17, 21-19

Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose vs Jessita Putri Miantoro/Lanny Tria Mayasari 15-21, 15-21

Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Aisyah Sativa Fatetani 18-21, 19-21

Oleh: Widya Amelia
Sumber: Badmintonindonesia.org